Perjalanan Menuju Sumatra Selatan

Tepatnya di hari kedua puasa jum'at 18/05/2018 sekitar pukul 10 Pagi WIB. Tiang Pamitan dengan keluarga semeton Ari Mesuji. Semeton Ari ini adalah anggota Mapala Majusi IAIN Metro Lampung. Tiang kenal diwaktu kemah sekolah konservasi yang di adakan oleh semeton-semeton forum Mapala Lampung.

Setelah pamitan tiang melajukan dengan pelan balang ketodaq tiang meninggalkan bale semeton Ari. Tiangpun diantar oleh semeton Ari menuju Tugu Simpang Mesuji. Setelah foto bersama dengan semton Ari di depan tugu. Tiang pun melanjutkan perjalanan menuju kota Palembang.

Perlahan balang ketodaq tiang bergerak pelan meninggalkan perbatasan Lampung. Selama perjalanan tiang menikmati suasana jalanan. Tiang ingat jalanan ini pernah tiang lintasi pada tahun awal 2014 lalu. Di tengah jalanan tiang memperhatiakan ada atau tidak kah perubahannya. Sembari tiang berhenti untuk foto-foto dengan memperhatikan titik foto tahun 2014 lalu.

Tak terasa 1 jam lebih tiang di jalanan lintas timur sumatra. Titiba balang ketodaq tiang seolah enggan diajak bergerak. Terlintas di benak tiang mungkin balang ketodak lelah. Tak sampai 20 menit balang ketodaq mau bergerak kembali. Tak samapai 20 menit balang ketodaq kembali engan bergerak, dan dapat bergerak kembali. Kejadian ini terjadi 3 kali dalam 1 jam perjalanan. Pada siatuasi yang ketiga pas di Pom bensin sebelum Kayu Agung. Tiang pun putuskan untuk isi bbm dan mengistirahatkan balang ketodaq. Tiangpun di itirahat di mushala pom bensin dan bertanya pada petugas SPBU. Permisi Pak ini hari apa? (Tanya tiang), Hari Jum'at makanya SPBU sepi petugasnya (kata petugas SPBU).

Aragafirullah tiangpun beristigfar dan segera mengambil air wudhu di kran air yang ada di sebelah mushala SPBU. Setelah mengambil air wudhu tiang langsung menuju masjid yang ada di sebrang jalan yang tidak jauh dari SPBU. Dalam langakah tiang berfikir akan betapa besarnya kuasa ALLAH. Melalui belang ketodaq mengingatkan tiang untuk melaksanakan shalat Jum'at. Merupakan hari juma'at pertama di ramadhan tahun ini.

Sungguh betapa kecilnya kemampuanku. Maha Besar Neneq Kaji ALLAH S.W.T dengan segala kuasa-MU. Tiang hanya manusia yang tak luput dari salah dan khilaf. Tampi asih Balang Ketodaq telah memberi tiang pembelajaran. Tetaplah baik dan kita lanjutkan perjalanan ini dan misi tak bertuan ini. Semoga Kita di beri kemudahan, kelancaran, kesehatan serta dalam rido'-Nya ALLAH aamiin.

Setlah menunaikan shalat jum'at, tiang mepanjutkan perjalanan menuju Kota Mpek-mpek. Bersama Balang Ketodaq tiang bergarak pelan namun pasti. Selama perjalanan tiang nikmati pemandangan dan suasana sepanjang jalan ini. Di tengah fokus tiang memacu laju Balang Ketodaq terpecah, oleh adanya mobil dinas yang mendahului kedaraan dari arah yg berlawanan. Alhamdulillah tiang masih dalam lindungan Sang pemilik siang dan malam.

Terus tiang bergerak, pelan namun pasti tak terasa tiangpun sampai di kota Palembang "Welcome To Palembang". Terlihat baliho, stiker dan papan periklanan yang bertuliskan siap sukseskan ASEAN GAME 2018. Kota ini menjadi bagian dari tuan rumah dalam perhelatan akbar Olahraga. Tentunya masyarakat Kota Palembang senang suatu kehornatan dan kebanggaan bagi masyarakat Palembang. Karena Kota akan banyak didatangi bayak atlit-atlit dari berbagai Negara yang tergabung dalam Asean Games. Tampak pula segala fasilitas pendukung sedang dipacu penyeleseanya. Agar dapat beroprasi pada saat Asian Games. Semoga acara besar ini dapat berjalan sesuai rencana dan dipermudah segala prosesnya, aamiin. Begitupula dengan keberadaan Jalan ToL yang akan menghubungkan Lampung dengan Palembang. Dari Bakauhueni lampung sampai batas Kota Palembang.



pela

Komentar